ORMAWA KAMPUS
ORGANISASI MAHASISWA
Definisi
Sebelum kita mendefinisikan apa itu organisasi mahasiswa, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu Organisasi dan apa itu mahasiswa. Organisasi sendiri menurut (bahasa Yunani: ὄργανον, organon - alat) merupakan wadah atau tempat berkumpulnya orang dengan 3 sistematis, terpimpin, terkendali, terencana, rasional dalam memanfaatkan segala sumber daya baik dengan metode, material, lingkungan dan uang serta sarana dan prasarana, dan lain sebagainya dengan efisien dan efektif untuk bisa mencapai tujuan organisasi, sedangkan Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi yang terdiri dari sekolah tinggi, akademi, dan yang paling umum adalah Universitas.
Setelah kita mengetahuhi definisi diatas maka bisa kita sebut bahwa organisasi mahasiswa adalah organisasi yang beranggotakan mahasiswa untuk mewadahi bakat, minat dan potensi mahasiswa. Organisasi ini dapat berupa organisasi kemahasiswaan intra kampus, organisasi kemahasiswaan antar kampus, organisasi ekstra kampus maupun semacam ikatan mahasiswa kedaerahan yang pada umumnya beranggotakan lintas atau antar kampus. Organisasi sangat penting ada di dalam setiap perguruan tinggi karena dengan adanya organisasi di setiap perguruan tinggi akan banyak menampung kreatifitas mahasiswanya, Sehingga setiap aspirasi dan kreatifitas setiap mahasiswa tidak ada yang terbuang sia-sia. Setiap organisasi di atur oleh sebuah aturan yang telah dibuat oleh semua anggota organisasi tersebut dan peraturan itu akan dijalankan oleh setiap anggotanya dan bagi pelanggar aturan akan dikenakan sanksi yang telah disepakati oleh setiap anggota dan didalam sebuah organisasi ada pengurus yang memimpin organisasi agar sebuah organisasi dapat menjalankan tugas-tugasnya.
Dapat kita simpulkan bahwa Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua anggota dan pengurus organisasi tersebut. Organisasi Mahasiswa tidak boleh keluar dari rambu-rambu utama tugas dan fungsi perguruan tinggi yaitu tri darma perguruan tinggi, tanpa kehilangan daya kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan.
Jenis Organisasi Kampus
A. Organisasi Intra Kampus
Apa Itu organisasi intra kampus? Definisi tersebut ada di dalam aturan yang mengatur adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi.
Seperti dalam tulisan Christopher S. Lebe dalam akun medium.com, peraturan tersebut menjelaskan bahwa organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi adalah wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiawanan serta integritas kepribadian untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi. keputusan tersebut mengatur bahwa kedudukan organisasi intra ini merupakan kelengkapan non-struktural pada organisasi perguruan tinggi yang bersangkutan.
Organisasi intra kampus terdiri dari:
1) Badan Eksekutif Mahasiswa/BEM
Organisai kemahasiswaan yang dikenalkan pertama dalam pengenalan kehidupan kampus adalah Eksekutif Mahasiswa/Badan Eksekutif Mahasiswa. Eksekutif Mahasiswa berada dibawah naungan rektorat langsung. Jadi organisasi intra kampus ini berada di level universitas. Sementara itu, Badan Ekskutif berada di level fakultas. Tugas BEM diantaranya adalah :
a) Menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak atas
b) Menjadi agent of change dalam lingkup fakultas ke atas
c) Mensinergikan seluruh organisasi mahasiswa
2) Badan Legislatif Mahasiswa/BLM
Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) adalah badan legislatif mahasiswa yang ada di sebuah universitas. Badan beranggotakan wakil-wakil mahasiswa yang dipilih melalui prosedur yang telah disepakati. Kamu bisa mengibaratkan BLM ini seperti DPR. Hanya saja lingkupnya di kampus.
Jadi BLM memiliki fungsi legislasi (menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa. Dalam Bentuk produk perundang-undangan), fungsi pengawasan dan penganggaran (mengawasi kinerja BEM dan melakukan auditing kinerjanya selama satu periode kerja), dan fungsi advokasi (menjembatani suara mahasiswa baik itu keluhan, saran, masukan, hingga kritik kepada pihak berwenang di kampus).
3) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
Setiap jurusan di fakultas mempunyai organisasi ini. Namanya Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Sesuai namanya, organisasi mahasiswa ini hanya berada di tingkat jurusan atau program studi. Mewadahi mahasiswa satu jurusan. Menjalankan peranan sebagai tempat mahasiswa saling berhimpun berdasarkan kesamaan jurusannya.
4) UKM
Unit Kegiatan Mahasiswa atau disingkat UKM merupakan wadah yang menjadi tempat berhimpunnya mahasiswa dengan kesamaan minat, hobi, kegiatan, dan kreativitas.
Kamu bisa menganggap UKM ini sama halnya dengan organisasi ekstrakurikuler di sekolah. UKM umumnya organisasi minat/bakat di level universitas.
Sementara di level fakultas, organisasi mahasiswa disebut LSOM atau Lembaga Semi Otonom. Perlu diingat, penyebutan ini besar kemungkinan berbeda di setiap perguruan tinggi.
UKM memiliki banyak jenis, berikut beberapa UKM yang umumnya ada disebuah kampus:
1) UKM Penalaran
· UKM Penelitian
· UKM Lembaga Pers Mahasiswa EKSPRESI
· UKM Radio Magenta FM
· UKM Bahasa Asing
· UKM Rekayasa Teknologi RESTEK
2) UKM Olahraga
· UKM Atletik
· UKM Bola Voli
· UKM Catur
· UKM Hockey
· UKM Judo
· UKM Karate
· UKM Pecinta Alam MADAWIRNA
· UKM Panahan
· UKM Pencak Silat
· UKM Renang
· UKM Sepak Bola
· UKM Softball & BaseBall
· UKM Tenis Lapangan
· UKM Tenis Meja
· UKM Tae Kwon Do
· UKM Marching Band CDB
· UKM Bola Basket
· UKM Bulu Tangkis
· UKM Sepak Takraw
3) UKM Kesejahteraan/Kewirausahaan
· UKM Koperasi Mahasiswa Kopma UNY
· UKM Unit Kegiatan Kerohanian Islam UKKI
· UKM Ikatan Keluarga Mahasiswa Katholik IKMK
· UKM Persekutuan Mahasiswa Kristen PMK
· UKM Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma KMHD
· UKM Kewirausahaan KWU
4) UKM Seni
· UKM Musik SICMA BAND
· UKM Unit Studi Sastra dan Teater (UNSTRAT)
· UKM Keluarga Mahasiswa Seni Tradisi (KAMASETRA)
· UKM Vokal/Paduan Suara Mahasiswa Suara Wardhana
· UKM Seni Rupa dan Fotografi
B. Organisasi Ekstra Kampus
Sebenarnya tidak ada definisi yang jelas tentang organisasi ekstra kampus. Namun bila merujuk pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi maka organisasi ekstra kampus atau bisa disingkat omek ini bisa diartikan sebagai organisasi mahasiswa bukan kelengkapan non-struktural pada organisasi perguruan tinggi yang bersangkutan.
Pada tahun 2002, usai beberapa tahun Indonesia bergejolak pada tahun 1998 karena terjadi reformasi, terbitlah peraturan yang menyebabkan pelarangan omek masuk kampus.
Peraturan tersebut adalah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 26/DIKTI/KEP/2002. Isinya berisi pelarangan organisasi ekstra kampus atau partai politik dalam kehidupan kampus.
Surat keputusan tersebut masih menuai perdebatan hingga sekarang. Isi surat tersebut menjelaskan tentang pelarangan omek mendirikan sekretariat dan/atau melakukan kegiatan politik praktis di kampus.
Makanya kamu tidak akan melihat sekretariat omek ada di dalam kampus. Pasti di luar kampus. Inilah salah satu yang membedakan omek dan organisasi intra kampus.
Organisasi yang tergolong organisasi ekstra kampus adalah
· Himpunan Mahasiswa Islam (HIMASI)
· Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
· Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMI)
· Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)
· Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
· Ikatan Mahasiswa Yogyakarta (IMY )
· Ikatan Mahasiswa Jawa Tengah (IMJT)
· dan lainnya.
Apapun itu jenis organisasi kampus, entah intra maupun ekstra, kamu bisa mengikutinya dan menimba banyak pengalaman serta pengetahuan dalam berorganisasi di sana.
C. Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS)
IOMS adalah salah satu bentuk organisasi mahasiswa berpihak kepada yang benar di tingkat perguruan tinggi maupun tingkat nasional sebagai wadah kerjasama dan berjejaring untuk mengembangkan potensi serta partisipasi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kemajuan Indonesia sesuai disiplin ilmunya. Kedudukan IOMS berada di Fakultas, Jurusan atau Program Studi.
Beberapa IOMS tingkat nasional memiliki legalitas berupa SK dari Dirjen DIKTI (tidak ada keharusan) dan hanya ada satu IOMS yang mewakili setiap organisasi/ikatan/himpunan di setiap disiplin ilmu di tingkat nasional. Mahasiswa Indonesia di luar negeri juga membentuk organisasi mahasiswa berupa Perhimpunan Pelajar Indonesia, atau PPI yang beranggotakan pelajar dan mahasiswa Indonesia.
Contoh dari ikatan organisasi mahasiswa sejenis (IOMS) yaitu
· Persatuan Mahasiswa Ilmu Komputer Nasional (PERMIKOMNAS)
· Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Indonesia (HIMSI)
· Ikatan Seluruh Mahasiswa Farmasi (ISMAFARSI)
· Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Indonesia (HIMTI)
· Himpunan Mahasiwa Nasional Pendidikan Kewarganegaraan (HIMNAS PKN)
· Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI)
Manfaat mengikuti ORMAWA
Ini yang bisa kita dapatkan ketika mengikuti organisasi :
· Memperbanyak jaringan pertemanan
· Mengasah kemampuan public speaking
· Mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi dan menjalin relasi sosial
· Mengembangkan skill sesuai bidang
· Mengembangkan bakat dan minat
· Belajar bekerjasama dengan orang lain
· Belajar memecahkan masalah
· Belajar mengatur waktu antara urusan akademik, organisasi, dan kehidupan personal
· Melatih kemampuan memimpin (leadership), dan masih banyak lagi
Selain keuntungan mengikuti organisasi, pasti ada kerugiannya di antaranya adalah:
· Ketika ada rapat mendadak bisa mengganggu kegiatan pribadi kita, misalnya baru tidur, istirahat, bahkan bisa jadi kuliah juga terganggu.
· Dalam mengadakan acara yang jelas capek dan menguras waktu kita.
· Efek dari semua itu kita jadi kurang belajar dan yang pasti nilai bisa menurun.
Kesimpulan
Organisasi mahasiswa merupakan sekumpulan mahasiswa yang membentuk sebuah kelompok untuk mencapai tujuan bersama, sebuah organisasi dibentuk sebagai wadah dari aspirasi mahasiswa.setiap organisasi memiliki suatu visi dan misi untuk mencapai tujuan suatu organisasi tersebut. Setiap organisasi memiliki manfaat yang sangat banyak sekali untuk mengembangkan pola pikir mahasiswa, dimana mahasiswa dituntut untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan, setiap mahasiswa di tuntut untuk disiplin, dan dengan kedisplinan mahasiswa tersebut dalam mengikuti sebuah organisasi dapat dipastikan bahwa ketika mereka telah keluar dari organisasi mereka pasti memiliki soft kill ,seperti bisa mengatur waktunya lebih baik, dapat memimpin sebuah rapat, dll.Iitu sebabnya mengapa sebuah organisasi sangat dibutuhkan oleh setiap mahasiswa, karena dengan mengikuti organisasi mahasiswa memiliki pengalaman yang sangat berguna didunia kerja yang akan segera mereka jalani.
DAFTAR PUSTAKA
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Organisasi_mahasiswa (Diakses pada tanggal 18 Oktober 2021)
(Diakses pada tanggal 18 Oktober 2021)
https://berkarya.um.ac.id/untung-rugi-ikut-ormawa/ (Diakses pada tanggal 24 September 2021)
Komentar
Posting Komentar